Uncategorized

Selayang pandang CV. Mina Sejahtera

Program yang saya jalankan yakni peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui perikanan khususnya budidaya ikan lele, yang ada dibawah naungan CV. Mina Sejahtera. Dimana saya mengedukasi masyarakat sekitar untuk ikut ambil peran dalam pemenuhan kebutuhan lele yang ada di Bojonegoro dengan cara budidaya dalam skala besar maupun skala kecil. Kebutuhan ikan lele di Bojonegoro perharinya sangat tinggi yakni 3-4 ton. Dan itu dipasok dari luar kota, sehingga perlu ada  peningkatan produksi lele lokal. Kami melayani Jual bibit lele Bojonegoro.

Awal tercetusnya usaha ini yakni melihat peluang yang ada di Desa yang saya tempati. Desa saya merupakan desa yang mayoritas masyarakat bekerja sebagai petani. Karena lokasi yang strategis yang dikelilingi oleh embung wadah air, ada 5 buah embung yang hanya difungsikan sebagai pengairan. sedangkan pekarangan disana masih sangat luas dan hanya digunakan sebagai jemuran baju ataupun jemuran hasil pertanian. Sehingga masih sangat memungkinkan untuk pemanfaatan pekarangan dan embung yang ada untuk budidaya ikan lele.

Sedangkan, saya adalah mahasiswa Bidikmisi Jurusan perikanan Universitas Airlangga Surabaya. Di Desa saya, lulusan sarjana dapat dihitung jari, sehingga sangat istimewa sekali jika bisa melanjutkan kuliah di perguruan tinggi, apalagi perguruan tinggi ternama dan bisa kuliah gratis. Dari situ timbul niat saya untuk kembali ke desa, dan menjadi pelayan masyarakat khususnya petani agar hidup sejahtera.

Dari potensi yang ada di desa, kemudian saya mulai mencari data pendukung yang valid (dari dinas maupun dari lapangan) untuk memantabkan memulai usaha budidaya lele. Kadang saya ditanyai oleh tetangga, setelah lulus, pengen kerja dimana? saya pengen kerja dirumah saja, ngasih makan ikan lele. Awalnya tetangga meragukan. Namun, setelah berkembang, barulah masyarakat banyak yang tertarik untuk ikut budidaya lele. (dalam prosesnya saya selalu mengedukasi masyarakat mengenai prospek budidaya ikan lele, sampai saya memberikan jaminan dari mulai tebar ikan lele sampai pemasaran lele masyarakat saya yang ambil. Masyarakat hanya perlu menyiapkan lahan dan tenaga untuk merawat ikan lele. Dengan syarat harus mengikuti SOP Budidaya yang saya gunakan). Bibit lele harus berkualitas, kami suplaier Jual bibit lele Bojonegoro.

Untuk saat ini cakupan wilayah pemberdayaan masyarakat lebih fokus di Desa yang saya tempati. Namun, saya juga menerima konsultasi dan pendampingan budidaya lele dari daerah lain.

Tidak hanya dari segi peningkatan kesejahteraan melalui lapangan pekerjaan, namun juga peningkatan kualitas SDM yang ada. Yang awalnya masyarakat tidak paham sama sekali mengenai budidaya lele, saat ini sudah mulai paham. Dari segi pemikiran juga terbentuk, memiliki visi kedepan. Saat ini banyak pemuda yang ada di desa lebih memilih mengembangkan budidaya lele. Untuk kedepannya pasti akan lebih banyak melibatkan masyarakat untuk sama-sama berjuang menjadikan Desa Cengkir sebagai sentra budidaya ikan lele yang ada di Bojonegoro. Sehingga kapasitas produksipun akan ikut meningkat.

Pada awalnya saya terkedala pada cara menumbuhkan minat masyarakat untuk budiaya lele. Namun setelah edukasi yang saya lakukan ditambah masyarakat melihat perkembangan usaha saya yang begitu pesat, akhirnya banyak masyarakat yang minat dan mulai meniru. Kendala berikutnya yakni ketika banyak masyarakat yang ikut budidaya (masih dalam skala kecil 1-2 kolam perorang) permintaan pasar masih saja belum bisa kami penuhi, masih di dominasi oleh luar daerah sehinga perlu peningkatan kapasitas produksi. Darisitu, masyarakat terkendala modal (baik binaan lama maupun binaan baru), sehingga saya harus putar otak untuk memfasilitasi mereka yang bener-bener niat dalam budidaya. Saya mulai mengajukan ke Kemenristek dikti melalui Program Hibah Bina Desa, untuk mahasiwa yang ingin melakukan pemberdayan desa. Dan sangat mengecewakan, usulan saya ditolak. Kemudian saya putuskan masuk ke semua bank dan beberapa BUMN untuk mencari info pembiayaan. Setelah dapat info detailnya, saya rapatkan dengan masyarakat terlebih dahulu.

Rencana besar saya yakni mewujudkan Ds. Cengkir sebagai sentra budidaya lele dari hulu sampai hilir yang ada di Bojonegoro. Hulu mulai dari Jual bibit lele Bojonegoro (pembenihan), pembesaran dan juga pengolahan. Sehingga semua masyarakat desa dapat terberdayakan. Tidak hanya golongan pria, tapi wanita juga dapat terberdayakan di bidang pengolahan.

Penghargaan yang pernah kami dapat yakni diliput media Jawa Pos, Unair News dan Surya, Pramukarek.id, Majalah Trubus Kusala Swadaya, Web Bina Swadaya, dll

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *